Google Permak Aplikasi Kamera Android

Author: Shconer Design // Category:
Jakarta - Google baru saja menggulirkan update untuk aplikasi kamera Android yang sudah bisa dicicipi para pengguna Nexus 5. Apa saja yang baru?

Jika Anda mengaktifkan update aplikasi otomatis aplikasi, tentu dibuat terkejut dengan berubahnya icon aplikasi kamera Nexus 5 yang berada di kanan bawah layar. Kini bentuknya lebih berwarna.

Hal itu terjadi pula dengan Nexus 5 yang dipakai detikINET dengan Android 4.4.2 versi KOT49H. Tanpa disadari icon kamera berubah, dan langsung saja dilihat apa saja yang berbeda di dalamnya.

Tampilan aplikasi kamera kini agak menyempit. Sebab area untuk tombol shutter kini lebih besar dari biasanya, alhasil area bidik pun terlihat lebih kotak dibanding sebelumnya. Tapi secara keseluruhan tampilannya mejadi lebih bersih dan minimalis.

Dan ternyata bukan cuma tampilan yang diubah, Google juga membenamkan fungsi baru bernama Lens Blur, modus pengambilan gambar seperti ini bisa menghasilkan efek bokeh layaknya pada kamera DSLR. Tak percaya?

DetikINET pun menjajal mengambil gambar dengan modus tersebut, hasilnya memang baik dan agar hasilnya maksimal diusahakan untuk mengambil gambar di area dengan cahaya cukup.

Oh ya, modus ini juga lebih pas untuk mengambil foto dalam jarak dekat, berikut adalah hasil foto menggunakan Lens Blur.



Selain Lens Blur tak ada lagi fitur baru yang menonjol pada aplikasi kamera terbaru Android ini. Google tetap mempertahankan fungsi Photo Sphere, Panorama, dan modus HDR.

(eno/ash)


Sumber : detik.feedsportal.com

Lihat Juga Halaman Berikut:

    Samsung Level, Pasangan Asyik Buat Musik

    Author: Shconer Design // Category:
    Samsung baru saja merilis Galaxy K Zoom. Smartphone ini punya aksesori menarik yang bisa menjadi pelengkap asyik mendengarkan musik, yakni 'Samsung Level'. Ada empat jenis yang ditawarkan. Seperti apa?
    Sumber : detik.feedsportal.com

    Lihat Juga Halaman Berikut:

      Malware Baru Dibuat untuk Menyerang Android

      Author: Shconer Design // Category:
      Jakarta - Pertumbuhan mobile device berbasis Android berbanding lurus dengan serangan malware yang menyerang ke perangkat tersebut. Demikian hasil temuan dari perusahaan keamanan F-Secure.

      Menurut F-Secure, sepanjang kuartal pertama tahun 2014 ini ditemukan setidaknya 277 keluarga baru dari malware mobile. Dan sebanyak 275 di antaranya memang didedikasikan untuk menyerang Android.

      Lalu sisa dua varian malware tersebut, satu dibuat untuk menyerang iOS dan satu lagi dihadirkan bagi sistem operasi Symbian.

      Seperti dikutip detikINET dari Softpedia, Rabu (30/4/2014), sebagian besar malware itu memang disisipi virus Trojan. Pengguna Android yang terinfeksi akan mengirimkan SMS Trojan untuk mengirimkan teks ke pesan premium.

      Hal serupa juga ditemukan oleh Kaspersky, bahkan perusahaan anti keamanan itu mengklaim bahwa 99,9% malware baru di sepanjang kuartal pertama dibuat untuk menyerang Android.

      Para peneliti di Kaspersky memperlihatkan bahwa jumlah malware untuk Android membengkak, bahkan jumlah malware di triwulan pertama itu setengah dari jumlah selama tahun 2012.

      (tyo/rns)


      Sumber : detik.feedsportal.com

      Lihat Juga Halaman Berikut:

        Pengalaman dengan Mobile Photography

        Author: Shconer Design // Category:

        Sumber : detik.feedsportal.com

        Lihat Juga Halaman Berikut:

          Pengalaman dengan Mobile Photography

          Author: Shconer Design // Category:
          Jakarta - Tanggal 29 April kemarin, saya diundang untuk menjadi narasumber acara Ngopi bareng detikINET. Format acaranya talkshow yang ringan dan santai. Saya tidak akan bercerita tentang acara tersebut di sini, tapi pengalaman saya tentang mobile photography yang menjadi topik acara tersebut.

          Terus terang saya jarang dan hampir tidak pernah mengunakan ponsel untuk memotret, saya lebih sering mengunakan kamera digital saku atau kamera DSLR, tapi karena topiknya mobile photography, mau gak mau harus mempraktikkan dong, kalau gak ya, apa yang mau di-share di acaranya? he he he.

          Lantas, saya pakai Sony Experia Z1, salah satu ponsel yang punya kualitas kamera tingkat atas, bersaing dengan iPhone 5 dan Nokia Lumia. Z1 memiliki image sensor seperti kamera saku dan memang mampu menghasilkan kualitas gambar yang cukup baik, setara dengan kamera digital saku yang dijual dengan harga Rp 2-3 jutaan.

          Selain mode Auto, juga tersedia mode manual yang mana penggunanya dapat mengubah setting kompensasi exposure/terang gelap dari +2 sampai -2, WB dan ISO. Meski tidak banyak, tapi mode ini memungkinkan pengguna untuk mengatur kualitas hasil foto yang ingin didapatkan.

          Meski kualitas kamera ponsel sudah makin baik, untuk bisa mendapatkan foto yang menarik tentunya perlu bisa 'melihat cahaya', mengatur exposure kamera, dan memahami teknik dasar komposisi.

          Secara umum, pengalaman saya memotret ponsel ada plus dan minusnya. Saya pribadi lebih suka kamera tradisional lengkap dengan tombol dan tuas daripada mengganti setting dan fokus lewat layar.

          Saya juga kehilangan jendela bidik yang sangat membantu saat cahaya matahari bersinar dengan teriknya. Tapi saya juga menyukai kamera ponsel yang ukurannya relatif kecil, kualitas gambarnya sudah cukup baik dan relatif simple.
           
          Inilah beberapa kelebihan mobile photography:Next

          Halaman 1 2
          (ash/ash)


          Sumber : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656095/s/39ec65a5/l/0Linet0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A40C30A0C20A15560C2570A4810C11690Cpengalaman0Edengan0Emobile0Ephotography/story01.htm

          Lihat Juga Halaman Berikut: